SIDOARJO: Sejumlah pihak mendesak KONI Sidoarjo segera bersikap terkait kisruh Kongres Luar Biasa (KLB) Askab PSSI Sidoarjo. Dikhawatirkan, kisruh KLB PSSI ini mempengaruhi persiapan cabang sepakbola yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX di Malang Raya, akhir Juni mendatang.
Achmad Sodarin salah satu Calon Anggota Exco yang dianulir oleh Komite Banding Pemilihan, mengatakan sebagai induk semua cabang olahraga, KONI Sidoarjo diminta memanggil pihak-pihak terkait untuk segera duduk bersama menyelesaikan konflik di PSSI.
“KONI Sidoarjo sebagai induknya semua cabor harus bersikap. Surat mosi tidak percaya terhadap panitian KLB juga sudah kita kirim ke Asprov PSSI Jatim, KONI Sidoarjo dan juga Disporpar Sidoarjo, ” ujar mantan wasit nasional yang kini menjabat lurah di Sidoarjo ini.
Ditambahkan Achmad Sodarin, jika KONI Sidoarjo memberikan konflik di PSSI akibat KLB yang terkesan dipaksan dan melanggar AD/ART KONI dibiarkan, maka bisa berimbas pada persiapan Tim Sepakbola Sidoarjo yang akan berlaga di PORPROV bulan depan.
BACA: Diwarnai Kontroversi, Kades Wunut Jadi Ketua PSSI Sidoarjo 2025-2029
“Segera dipanggil,duduk bersama untuk mencari solusi demi kemajuan sepakbola di Sidoarjo. Jangan diam dan dibiarkan saja. Kalau menunggu Asprov PSSI Jatim ya repot, yang gelar KLB pengurus PSSI Jatim. Salah satu Exco yang terpilih di KLB juga rangkap jabatan di PSSI Jatim, ” kritik Sodarin.
Diketahui, KLB PSSI Sidoarjo yang digelar pekan lalu sempat diwarnai kontroversi dengan munculnya mosi tidak percaya dari sejumlah klub anggota. Mosi ini dipicu pencoretan lima calon oleh komite banding tanpa alasan yang jelas.
Namun mosi tidak percaya terhadap panita KLB tidak ditanggapi serius. Justru KLB digelar lebih cepat di Lapangan Deltras Academy, yang dikenal milik CEO Deltras Amir Burhanudin. Ia juga tercatat sebagai Plt Askab PSSI Sidoarjo dan Wakil Ketua PSSI Jatim. @
| ReplyForwardAdd reaction |













