Example floating
Example floating
BeritaOlahraga

Pesilat PSHT Selamatkan Muka IPSI Jatim di PON Bela Diri

145
×

Pesilat PSHT Selamatkan Muka IPSI Jatim di PON Bela Diri

Sebarkan artikel ini

PON Beladiri 2025

KUDUS: Kontingen pencak silat Jatim di PON Bela Diri 2025 nyaris pulang tanpa medali emas. Beruntung masih ada Mujadidi Faizha Adhim. Pesilat dari Perguruan Persaudaran Setia Hati Terate (PSHT) menyelamatkan muka Jatim setelah mendapatkan satu-satunya medali emas di kelas A putra.

Di partai final yang digelar di Djarum Arena, Selasa (21/10), Mujadidi Faizha Adhim mengalahkan pesilat Sumatera Barat, Muhammad Farid. Selain medali emas, Jatim juga mendapatkan 1 medali perak dari Alvin Rizqullah Fadillah (kelas G) dan 1 perunggu atas nama Muhammad Ramadhani Wiyarta (kelas C).

Meski berhasil meraih 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu, namun Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim tetap gagal mencapai target 2 emas dari KONI Jatim. Bahkan di awal, IPSI Jatim mematok target 3 emas dan berharap bisa masuk tiga besar.

Dalam klasemen akhir perolehan medali cabor pencak silat, Jatim terdampar di urutan ke enam. Sementara juara umum menjadi milik tuan rumah Jawa Tengah dengan meraup 6 medali emas dan 1 perunggu. Posisi kedua ditempati oleh kontingen DKI Jakarta dengan torehan 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Disusul Lampung di peringkat ketiga dengan 2 emas, 2 perak, dan1 perunggu.

Ditemui usia pertandingan Sekum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim, Sayid Ridho akan melakukan evaluasi, selain itu ia juga mengatakan aturan baru di pencak silat yang terlambat disosialisaikan di Jatim.

“Banyak yang harus dievaluasi, seperti telatnya sosialisasi peraturan baru sehingga Jawa Timur terlambat untuk adaptasi,” katanya.

Ditambahkan Sayid Ridho, atlet yang dikirim di PON Bela Diri ini sudah yang terbaik di Jatim karena memilki prestasi di ajang Porprov dan kejuaraan lainnya.

‘Pembinaan juga telat. Kita hanya persiapan satu bulan untuk mempersiapkan PON Bela Diri,” katanya.

Diakui Sayid saat ini Jatim tengah krisis pesilat putri, terbukti tak satupun yang berhasil meraih medali di PON Bela Diri 2025.

“Di sektor putri ini memang PR (pekerjaan rumah) bagi kami, butuh kompetisi yang baik dan pembinaan yang lebih intensif,” pungkasnya@

About The Author