Example floating
Example floating
Berita

Mas Rio Pastikan Situbondo Siap Gelar Muktamar ke-35

49
×

Mas Rio Pastikan Situbondo Siap Gelar Muktamar ke-35

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO: Bupati Situbondo Yusuf Rio Prayogo menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Pernyataan itu diugkapkan disela kegiatan Napak Tilas Sejarah NU bersama Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo KHR. Ach. Azaim Ibrahimy pada Minggu (4/1).

Bupati yang akrab disapa Mas Rio tersebut menekankan bahwa Situbondo bukan sekadar wilayah administratif. Melainkan tanah yang memiliki ikatan emosional dan sejarah mendalam dengan kelahiran NU.

Dalam catatan sejarah, Kiai As’ad merupakan kurir pembawa amanah berupa tongkat dan tasbih dari Syaikhona Kholil Bangkalan untuk KH. Hasyim Asy’ari, yang menjadi isyarat spiritual berdirinya NU.

“Napak tilas ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat sejarah penting. Kami ingin membawa semangat perjuangan para pendiri NU tersebut ke dalam pelaksanaan Muktamar mendatang,” ujarnya.

Situbondo memiliki rekam jejak sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-27 pada tahun 1984 sebuah momen krusial saat NU memutuskan untuk kembali ke Khittah 1926. Pengalaman tersebut menjadi modal kepercayaan diri bagi Pemkab Situbondo.

“Kami sangat siap. Situbondo punya preseden sejarah menjadi tuan rumah di tengah dinamika organisasi yang tinggi. Justru dalam suasana seperti itu, Situbondo mampu menghadirkan suasana yang tenang dan kondusif bagi para kiai untuk bermusyawarah,” lanjutnya.

Terkait infrastruktur dan akomodasi, Mas Rio memastikan sinergi antara pemerintah daerah dengan jajaran kiai serta pengasuh pondok pesantren di Situbondo sudah solid.

Rangkaian Napak Tilas Sejarah NU ini sendiri dimulai dari titik awal di Ponpes Syaikhona Kholil Bangkalan, berlanjut ke Makam Sunan Ampel Surabaya, dan berakhir di Makam KH. Hasyim Asy’ari, Tebuireng, Jombang

About The Author