Example floating
Example floating
Politik

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp17,49 Miliar di Madiun

9
×

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp17,49 Miliar di Madiun

Sebarkan artikel ini

MADIUN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai macam bantuan sosial dan tali asih pilar sosial bagi masyarakat Kabupaten dan Kota Madiun senilai Rp17,49 miliar.

Gubernur mengatakan penyaluran tersebut dilakukan dalam rangkaian pelaksanaan program Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat bantalan sosial dan ekonomi bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

“Total berbagai bantuan di kedua daerah tersebut mencapai Rp17,499 miliar yang terdiri atas Rp1,479 miliar untuk Kota Madiun dan Rp16,020 miliar untuk Kabupaten Madiun,” ujar Gubernur Khofifah dalam keterangan yang diterima di Madiun, Jumat.

​​​​​​​Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Sosial secara rinci menyalurkan berbagai bantuan sosial di Kota Madiun dengan total alokasi mencapai Rp1.479.600.000, meliputi bantuan PKH Plus bagi 506 keluarga penerima manfaat senilai Rp1.012.000.000, bantuan kemiskinan ekstrem bagi 108 jiwa sebesar Rp162.000.000, serta bantuan bagi 58 penyandang disabilitas senilai Rp208.800.000.

Selain itu, bantuan KIP PPKS Jawara bagi satu penerima senilai Rp3.000.000 serta dukungan operasional bagi 40 pilar sosial, termasuk SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, TKSK, dan Tagana dengan total nilai Rp93.800.000.

Sementara itu, secara keseluruhan, total alokasi bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Madiun mencapai Rp16.020.200.000.

Secara rinci alokasi bantuan sosial di Kabupaten Madiun tersebut meliputi Rp6.457.200.000 untuk program PKH Plus bagi 2.112 keluarga senilai Rp4.224.000.000, bantuan kemiskinan ekstrem bagi 556 jiwa sebesar Rp834.000.000, serta bantuan bagi buruh pabrik rokok melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada 214 penerima sebesar Rp214.000.000.

Kemudian, bantuan bagi 194 penyandang disabilitas senilai Rp698.400.000, bantuan KIP PPKS Jawara bagi 12 penerima sebesar Rp36.000.000, serta bantuan permakanan bagi lembaga kesejahteraan sosial untuk 32 penerima senilai Rp146.400.000. Dukungan juga diberikan kepada 141 pilar sosial di Kabupaten Madiun dengan total bantuan sebesar Rp304.400.000.

Di luar bantuan sosial tersebut, Pemprov Jawa Timur juga menyalurkan zakat produktif kepada 50 penerima senilai Rp25.000.000 serta program pemberdayaan desa melalui BUMDes, Desa Berdaya, dan Jatim Puspa dengan total anggaran mencapai Rp838.000.000.

Ada pula dukungan lintas perangkat daerah untuk pembangunan desa dengan total nilai Rp8.700.000.000 yang mencakup sektor pemberdayaan masyarakat dan desa, perindustrian dan perdagangan, perumahan dan kawasan permukiman, infrastruktur jalan, kebudayaan dan pariwisata, hingga sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Bansos ini memang program Pemerintah Provinsi. Karena ini bulan Ramadhan, kita seiringkan antara Sapa Bansos dengan Amaliyah Ramadhan. Harapan kita, ini akan menjadi bantalan sosial bagi mereka,” katanya.

Tak hanya bantuan sosial, Pemprov Jawa Timur juga menyerahkan dukungan pembangunan infrastruktur berupa 250 drum aspal kepada Pemerintah Kabupaten Madiun. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah kepada Bupati Madiun sebagai bentuk dukungan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Khofifah menegaskan bahwa berbagai bantuan yang disalurkan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat yang berada dalam kondisi rentan, terutama mereka yang tergolong dalam kategori kemiskinan ekstrem.

About The Author