SURABAYA: Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur di 2026 bakal menggelar workshop atau pelatihan khusus untuk nomor seni gerak pada Mei di Kota Malang. Pelatihan yang akan mendatangkan Sang Guru Putri dan perguruan pusat ini wajib diikuti semua Pengcab Tarung Derajat yang tersebar di Jawa Timur.
“Workshop seni gerak ini sangat penting karena emas yang dilombakan di PON cukup banyak, ” ujar Ketua Harian Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono saat ditemui di Rapat Koordinasi Program Kerja Visi dan Misi Tahun Anggaran 2026 di Gedung Dharma Lautan Utama (DLU), Sabtu (25/4)
Diakui Erwin, selama ini Jatim masih mengandalkan nomor tarung untuk mendulang medali emas di even nasional. Pada PON Aceh 2025 lalu, Jatim mendapatkan 2 medali emas dan 1 perunggu. Semuanya di raih lewat nomer tarung.
Sementara di seni gerak, Jatim sebenarnya sudah mulai bangkit dengan mendapatkan medali perunggu pada PON Bela Diri 2026 di Kudus, Jawa Tengah. Sedankan di nomer tarung Jatim mendulang tiga emas.
“Untuk nomer tarung kita sudah mendapatkan pola pembinaan yang pas dan sudah berhasil mendapatkan medali emas di PON maupun Kejurnas. Untuk seni kita memang masih tertinggal di nomor ini. Lewat pelatihan nanti kita harap bisa mengejar ketertinggalan, ” ujar Erwin yang juga menjabat Dirut DLU.
Ditambahkan Erwin, Pengprov Kodrat Jatim juga terus memperbanyak Pengcab untuk lebih menggembangkan olahraga asli Indonesia ini. Sekaranga ada 24 Pengcab Kodrat di kabupaten/kota yang tersebar di Jatim.
“Rencananya tahun ini akan bertambah tiga yakni Nganjuk, Tulungagung dan Pacitan, ” pungkasnya. (FON)













