Example floating
Example floating
BeritaHiburan

Air Mata Bu Wali Rini Cahyadi Menetes di Acara Rotary

259
×

Air Mata Bu Wali Rini Cahyadi Menetes di Acara Rotary

Sebarkan artikel ini

SURABAYA: Istri Wali Kota Surabaya, Rini Indriyani Eri Cahyadi, tak kuasa menahan air mata saat menghadiri acara Festival Girl & Woman Empowerment 2025 yang digelar Rotary Clubs Area Jawa Timur di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya, Jumat (15/8/2025).

Dalam acara bertema “From Style to Safety: Saat Fashion vs Catcalling”, Bu Wali Rini Cahyadi meneteskan air mata saat peserta diajak merenung sejenak oleh salah satu pembicara terkait peran besar perempuan dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari ini kegitan rotary membuat saya menangis. Pentingnya peranan seorang ibu adalah mendidik dan mengarahkan sesuai yang kita inginkan, atau sesuai yang dia inginkan, tetapi tetap terarah. Ini menjadi pokok kegiatan pemberdayaan terhadap perempuan. ” ujar istri dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi ini.

Rini menambahkan, acara ini menjadi ajang edukasi dan kampanye publik mengenal pentingnya keamanan dan kenyamanan perempuan di ruang publik, serta menegaskan bahwa kebebasan berekspresi dalam berbusana tidak boleh dihambat oleh ancaman pelecehan.

“Insyaallah kegiatan ini bermanfaat dan bisa diteruskan kepada teman, saudara, atau tetangga, sehingga memperkuat perempuan hebat di Surabaya. Kami berterima kasih kepada Rotary yang selalu berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk menggerakkan berbagai hal,” tuturnya.

Sementara District Governor Rotary District 3420, Dyah Anggraeny, menyampaikan festival ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Girl & Woman Empowerment, yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan keberanian perempuan, khususnya generasi muda, untuk menyuarakan hak, menghargai diri sendiri, dan menolak segala bentuk pelecehan, termasuk catcalling.

“Kegiatan ini bukan sekadar fashion talk, tetapi juga gerakan nyata untuk membangun budaya saling menghargai. Kita ingin mengubah paradigma bahwa fashion adalah ekspresi diri, bukan undangan untuk pelecehan. Edukasi ini penting dimulai dari generasi remaja hingga masyarakat luas,” tegasnya.

Selain edukasi langsung, pengunjung juga diajak berpartisipasi dalam kampanye digital #FromStyleToSafety, dengan membagikan pesan dukungan di media sosial demi menciptakan ruang publik yang aman.

Koordinator Rotary Clubs Area Jawa Timur, Yetty Sutan, menambahkan bahwa perubahan hanya bisa tercapai jika semua pihak bergerak bersama. “Rotary berkomitmen melanjutkan edukasi ini di sekolah-sekolah dan komunitas secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Sejumlah narasumber turut hadir, di antaranya Dyah Anggraeny (District Governor Rotary D3420), Febri Dipokusumo (Past District Governor Rotary 2019–2020), Florensia Wiyono Daryanto (Co Chair Rotary Youth Exchange), Dr. dr. Muhammad Faris SpBS(K) Spine FINSS (Staf pengajar Ilmu Bedah Saraf FK UNAIR), dan dr. Erikavitri Yulianti, Sp.KJ(K)-GER (Mayapada Hospital Surabaya).

Festival ini menjadi pengingat bahwa perlindungan dan pemberdayaan perempuan harus menjadi budaya yang terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat, bukan hanya wacana sesaat. (tom)

About The Author