Example floating
Example floating
EkonomiOlahraga

Kadispora Jatim Apresiasi Kejurprov Pencak Silat Jatim 2025, Ajak IPSI Kolaborasi Program SPOP

375
×

Kadispora Jatim Apresiasi Kejurprov Pencak Silat Jatim 2025, Ajak IPSI Kolaborasi Program SPOP

Sebarkan artikel ini

SURABAYA: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur, Hadi Wawan Guntoro mendapakan kehormatan menyerahkan secara langsung tropi juara umum Kejurprov Pencak Silat Jawa Timur 2025 yang diraih kontingen dari Madiun usai partai final di Mall City of Tommorow (Cito) Sabtu, 23 Agustus 2025.

Kontingen Madiun mendulang medali terbanyak dengan Raihan 2 medali emas dan 1 perunggu. Sementara di peringkat kedua di tempati kontingen silat Nganjuk dengan perolehan dua medali emas. Disusul Ngawi di posisi ketiga dengan mendulang 1 medali emas dan 3 perak.

Kadispora Jatim, Hadi Wawan Guntoro memberikan apresiasi ke Pengprov IPSI Jatim yang telah menggelar Kejurprov Pencak Silat Jatim 2025 dan diikuti 144 atlet dari 28 kabupaten/kota. Ia berharap dari hasil Kejurprov ini bisa direkrut pesilat terbaik yang akan mewakili Jatim di ajang Kejurnas Pencak Silat Junior di Jakarta September mendatang.

“Saya juga berharap para pesilat yang berhasil meraih juara tidak cepat puas karena masih banyak event, jadi para atlet harus terus berlatih untuk meraih prestasi lebih tinggi,” katanya di damping Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim, Bambang Haryo.

Selain itu, Kadispora Hadi Wawan juga mengenalkan program baru dari pemeritah pusat terkait pembinaan olahraga, yaitu SPOP (Sentra Pembinaan Olahraga Pelajar). Diharapkan IPSI dan Dispora Jatim bisa berkolaborasi untuk mendapatkan pesilat terbaik yang bisa masuk program SPOP 2025.

“Ini ada dinamika perubahan tata Kelola pembinaan olahraga, di pusat ada SPOPNAS mengantikan PPLP, nanti akan tersebat sentra-sentara pembinaan. Sedangan di daerah ada SPOP. Harapannya, atlet-atlet dari SPOPNAS, SMANOR, SPOP adalah atlet-atlet yang harus jadi. Karena disitu ada proses promosi degradasi, ” ujarnya.

Ditegaskan Kadispora Jatim, proses seleksi atlet SPOP akan dilakukan secara transparan dan terbuka. Sebab, semua atlet punya hak yang sama untuk bisa masuk dalam program SPOP. Saat ini, 22 cabang olahraga yang masuk dalam SPOP di bawah binaan Dispora Jatim, salah satunya pencak silat.

“Kita akan lakukan seleksi dengan transparan dan adil. Kalau sudah masuk SPOP, targetnya memang harus emas…emas…” tandasnya. @

About The Author