Example floating
Example floating
BeritaOlahraga

Resmi Dilantik, Hadi Tjahjanto Sebut Totok Lusida Sosok Tepat Pimpin PB Porbikawa

5
×

Resmi Dilantik, Hadi Tjahjanto Sebut Totok Lusida Sosok Tepat Pimpin PB Porbikawa

Sebarkan artikel ini

SURABAYA – Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI), Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, menilai Totok Lusida merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Persatuan Olahraga Beladiri Ishikawa Karate-do Indonesia (PB Porbikawa) periode 2026–2030.

Keyakinan itu disampaikan Hadi usai melantik Totok Lusida beserta jajaran pengurus PB Porbikawa masa bakti 2026–2030 di Empire Surabaya, Sabtu (15/8/2026). Pelantikan turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur Muhamad Hadi Wawan Guntoro, Ketua Umum KONI Jawa Timur M. Nabiel, serta para tokoh karate dari berbagai daerah.

Menurut Hadi, pengalaman panjang Totok Lusida di dunia karate menjadi modal besar untuk membawa Porbikawa semakin berkembang. Selain dikenal sebagai sosok yang memiliki komitmen kuat terhadap pembinaan karate, Totok juga pernah memimpin Pengprov FORKI Jawa Timur selama dua periode.

“Beliau sosok berpengalaman dan sangat cinta pada karate. Saya yakin, Porbikawa akan lebih berkembang ke depan,” ujar Hadi.

Hadi menegaskan, pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum memperkuat sinergi antara PB Porbikawa, PB FORKI, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga dalam meningkatkan prestasi karate Indonesia.

“Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara PB Porbikawa dengan PB FORKI serta seluruh stakeholder olahraga dalam mencetak atlet-atlet berprestasi,” katanya.

Sebagai salah satu perguruan karate pendiri FORKI yang telah berdiri sejak 1949, Porbikawa dinilai memiliki sejarah panjang dalam melahirkan karateka nasional. Karena itu, Hadi optimistis organisasi tersebut akan semakin maju di bawah kepemimpinan Totok Lusida.

Sementara itu, Ketua Umum PB Porbikawa Totok Lusida menyatakan fokus utama kepengurusannya adalah memperkuat organisasi hingga ke daerah. Saat ini Porbikawa baru memiliki tujuh Pengurus Provinsi (Pengprov), namun dalam beberapa tahun ke depan ditargetkan bertambah hingga sedikitnya mencakup separuh jumlah provinsi di Indonesia.

Sekarang kita punya tujuh Pengprov. Ke depan kita targetkan untuk menambah jumlah Pengprov, minimal separuh dari provinsi yang ada di Indonesia,” ujar Totok.

Ia menegaskan pembentukan Pengprov baru akan dilakukan secara terukur dengan menyiapkan infrastruktur pembinaan, termasuk tempat latihan, pelatih, dan perangkat pendukung lainnya.

Dengan kepengurusan baru ini, PB Porbikawa diharapkan semakin solid dalam membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan prestasi karate Indonesia di level nasional maupun internasional. (raka)

About The Author