Example floating
Example floating
Uncategorized

CEO Games of Society Bongkar Rahasia Sukses wondr Futsal Series: Tanpa Dana Pemerintah, Tembus 40 Kota dan Diserbu 765 Ribu Penonton

8
×

CEO Games of Society Bongkar Rahasia Sukses wondr Futsal Series: Tanpa Dana Pemerintah, Tembus 40 Kota dan Diserbu 765 Ribu Penonton

Sebarkan artikel ini

SURABAYA – Pernyataan mengejutkan disampaikan CEO Games of Society, Novel Leonardo, saat membuka wondr Futsal Series 2026 di Surabaya. Di tengah banyaknya event olahraga yang bergantung pada anggaran pemerintah, Novel justru mengungkapkan bahwa kompetisi futsal pelajar terbesar di Indonesia itu berkembang pesat tanpa menerima dana negara sepeser pun.

Menurut Novel, keberhasilan Games of Society sejak berdiri pada 2022 merupakan buah dari kepercayaan dunia usaha, khususnya wondr by BNI yang konsisten menjadi Naming Rights Partner Official selama tiga tahun berturut-turut.

“Pada tahun 2022, Games of Society berdiri. Hingga hari ini, kami ada di titik ini sudah pasti datang dari kontribusi banyaknya stakeholders. Salah satu yang paling signifikan adalah wondr by BNI,” ujar Novel.

Tak hanya berkembang, wondr Futsal Series kini menjelma menjadi salah satu ekosistem olahraga pelajar terbesar di Indonesia. Kompetisi ini telah merambah 40 kota, dari Aceh hingga Papua, dengan model bisnis yang sepenuhnya ditopang melalui sponsor, penjualan tiket, dan berbagai skema komersialisasi lainnya.

“Saya dengan bangga mengatakan, hingga detik ini kami belum pernah menerima dana sepersen pun dari pemerintahan atau negara. Kami murni melakukan komersialisasi dari sponsorship, ticketing offline, dan monetisasi privat lainnya,” tegas Novel yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

Keberhasilan model tersebut tercermin dari antusiasme publik yang luar biasa. Pada penyelenggaraan tahun lalu, 765 ribu penonton memadati arena pertandingan di berbagai daerah, menjadikan wondr Futsal Series bukan sekadar turnamen, melainkan fenomena olahraga pelajar berskala nasional.

Novel menegaskan, misi utama yang dibangun bukan hanya mencari juara, tetapi menciptakan ruang pembinaan karakter bagi generasi muda. Menurutnya, kesuksesan atlet pelajar tidak bisa dilepaskan dari dukungan orang tua, guru, kepala sekolah, hingga seluruh pemangku kepentingan.

“Futsal Series bukan cuma event organizer tim A melawan tim B. Kami membangun nilai, membangun karakter, dan membangun ekosistem yang melibatkan orang tua, guru, kepala sekolah, hingga komunitas. Karena anak muda adalah masa depan bangsa,” pungkasnya.

Komitmen tersebut menjadikan wondr Futsal Series 2026 bukan hanya panggung kompetisi, tetapi juga simbol lahirnya model pembinaan olahraga usia muda yang mandiri, profesional, dan berkelanjutan di Indonesia.

About The Author