Example floating
Example floating
Uncategorized

POSSI Jatim Mulai Berburu Atlet Selam untuk BK PON 2027

11
×

POSSI Jatim Mulai Berburu Atlet Selam untuk BK PON 2027

Sebarkan artikel ini

Surabaya,Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur tak ingin terlambat mempersiapkan kekuatan menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) 2027. Sejumlah kejuaraan yang berlangsung mulai akhir 2026 hingga 2027 bakal dimanfaatkan untuk menjaring atlet potensial sekaligus mengukur kesiapan mereka menghadapi persaingan tingkat nasional.

Ketua Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqien, mengatakan agenda kejuaraan yang cukup padat menjadi keuntungan bagi tim pelatih dalam memantau perkembangan atlet. Hasil pertandingan dari setiap kejuaraan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan atlet yang layak diproyeksikan memperkuat Jawa Timur di BK PON.

Pada November hingga Desember 2026, terdapat tiga agenda yang menjadi perhatian POSSI Jatim, yakni Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim, PON Pantai di Ancol, Jakarta, serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Gubernur Jatim.

Ketiga ajang tersebut dinilai memiliki peran penting dalam proses pemantauan atlet. Popda menjadi kesempatan untuk melihat potensi atlet usia pelajar, sedangkan PON Pantai dan Kejurnas dapat dimanfaatkan untuk mengukur kemampuan atlet menghadapi pesaing dari berbagai daerah.

“Kami di POSSI Jatim sangat gembira. Semakin banyak ajang kejuaraan, semakin baik bagi para atlet untuk mengukur hasil latihannya. Kaderisasi mulai dari tingkat pelajar lewat Popda hingga Porprov sangat penting untuk mencetak atlet-atlet yang siap diproyeksikan ke level PON,” ujar Mirza, Senin (12/10).

Proses pemantauan tersebut akan berlanjut pada 2027. Cabang olahraga selam dijadwalkan tampil dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur di Surabaya. Setelah itu, POSSI Jatim juga merencanakan keikutsertaan dalam Kejurnas serta menggelar seleksi lanjutan sebelum dan sesudah Ramadan.

Menurut Mirza, rangkaian kompetisi tersebut bukan sekadar mengejar prestasi di masing-masing kejuaraan. Lebih dari itu, setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kemampuan atlet, melihat konsistensi penampilan, serta memetakan kekuatan calon lawan di BK PON.

Kejurnas Piala Gubernur Jatim menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus. Ajang tersebut direncanakan diikuti atlet-atlet terbaik nasional sehingga persaingan yang tercipta diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai peta kekuatan cabang olahraga selam di tingkat nasional.

“Ajang Piala Gubernur akan diikuti atlet nasional. Di sinilah kita bisa memetakan kekuatan dan mengukur kemampuan atlet Jatim,” jelasnya.

Seluruh hasil pemantauan dari Popda, Porprov, PON Pantai, hingga Kejurnas akan menjadi dasar penyusunan tim Pusat Latihan Daerah (Puslatda) POSSI Jatim. Melalui tahapan tersebut, pengurus bersama tim pelatih akan menentukan atlet yang dinilai memiliki kemampuan dan kesiapan untuk menjalani program persiapan menuju BK PON.

Seleksi akhir nantinya akan menentukan komposisi definitif atlet Jawa Timur sebelum pendaftaran peserta BK PON 2027 dilakukan.

Di sisi lain, POSSI Jatim juga berharap jumlah nomor pertandingan cabang olahraga selam pada PON mendatang tidak mengalami pengurangan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya di Aceh dan Sumatera Utara.

Bahkan, Mirza berharap terdapat penambahan nomor pertandingan sehingga peluang atlet untuk bersaing memperebutkan medali semakin terbuka.

Bagi POSSI Jatim, persiapan sejak dini melalui kompetisi berjenjang menjadi langkah penting untuk membangun tim yang kompetitif. Dengan memanfaatkan setiap kejuaraan sebagai sarana evaluasi dan seleksi, diharapkan atlet yang terpilih benar-benar siap menghadapi ketatnya persaingan menuju PON 2028.

About The Author